Senin, 05 Desember 2011

Semangat Berserasi Dengan Allah Swt

Rasulullah Saw bersabda:
“Seseorang itu berada dalam lindungan sedekahnya sampai ditunaikan kepada sesama atau bersabda: “(sehingga) dipastikan bagiannya terhadap sesamanya.” Hal demikian, karena seseorang harus meninggalkan sedikit apa yang dicintainya bagi Tuhannya. Bagaimana (alangkah bagusnya) seandainya semuanya dikeluarkan?
Allah Swt berfirman kepada Nabi Dawud as, “Berilah kabar gembira kepada para pendosa, bahwa Aku Maha ampun. Dan berilah kabar kepada kaum shiddiqin bahwa sesungguhnya Aku Maha Cemburu.”
Diriwayatkan bahwa Nabi Yusuf as, ketika dilemparkan ke dalam sumur seakan-akan berkata, “Siapa yang bermain-main dalam khidmah pada Tuhannya, maka tempatnya adalah terlempar dalam sumur.”

Ucapan kaum ‘arifin
Ada sejumlah petikan wacana dari kaum sufi, yang membangkitkan semangat mereka yang berserasi dengan Allah Swt, antara lain:

* Sungguh, bagi orang yang kenal Tuhan, tidak layak mengeluh dari cobaan. Karena setiap orang yang tidak mengenal Tuhan, setiap ucapan adalah pengakuan. Sedangkan bagi orang ‘arif tidak ada lagi pengakuan, dan bagi pecinta tidak ada lagi keluhan.
* Bila pertolongan Allah mendahuluinya, segala luka nestapa akan roboh karenanya.
* Bila pertolonganNya tiba, kewalian menjadi keharusan baginya. Karena pertolongan itulah kewalian ada, dan kewalian merobohkan luka duka.
* Yang urgent bukanlah kewalian, tetapi yang penting adalah pertolongan. Siapa pun tak akan meraih kewalian manakala kehilangan pertolongan.
* Orang yang teguh adalah orang yang merahasiakan rahasia.
* Wujud Allah telah membuang wujud makhluk, maka buanglah pengakuan diri, engkau temukan maknanya.
* Siapa yang batinnya benar, maka seluruh ucapannya manis.
* Jangan tertipu oleh indahnya waktu, karena di baliknya ada sejumlah bencana.
* Jangan tertipu oleh indahnya ibadah, karena di dalamnya ada kealpaan dirimu pada sifat RububiyahNya.
* Singkirkan dua rumah (dunia dan akhirat) dan berbahagialah dengan Allah Robbul ‘alamin.
* Mohon petunjuklah kepada Allah, sebab Dia adalah sebaik-baik bukti. Berserahlah kepadaNya, sebab Dia sebaik-baik tempat berserah diri.
* Sepanjang qalbu hamba bergantung pada selain Allah, maka pintu kebeningan hati tertutup.
* Kemesraan bersama Allah adalah cahaya yang memancar, dan mesra dan gembira dengan makhluk adalah kesusahan.
* Sumber rahasia adalah qalbu orang-orang yang abik bersama Allah, sedangkan hati orang yang dekat dengan Allah adalah benteng rahasia-rahasiaNya.
* Qalbu, ketika gagal diberi cobaan Tuhan ia akan lepas dari wilayah Sang Kekasih.
* Sebaik-baik rezeki adalah yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaik-baik dzikir adalah yang tersembunyi (dalam hati).
* Tawakallah, engkau dapatkan kecukupan. Mohonlah, engkau diberi.
* Bukan orang yang jiwanya cerdas, orang yang membuat pilihan, tetapi tidak menurut pilihan Sang Kekasih.
* Menurut apa yang yang berarti bagimu, engkau raih cita-citamu.
* Sang hamba, jika Allah membencinya, para makhluk akan membencinya. Jika Allah meridloi-nya, selain Allah akan meridloinya.
* Permintaan maaf pecinta pada Sang Kekasih adalah kebajikan. Sedangkan perbuatan dosa pecinta pada Kekasihnya adalah terampuni.
* Siapa yang berhasrat menuju Tuhan, berarti menghamparkan diri untuk cobaan.

Rendahkan dunia dan apa yang ada padamu Jadikan rasa susahmu berada diantara milikmu.

* Kematian adalah jembatan membentang yang menghubungkan pecinta dengan Sang Kekasih. Seharusnya sang hamba sibuk dengan sesuatu yang esok dipertanggung-jawabkan. Jadikan ketaqwaan sebagai pijakan dudukmu, dan jadikan doa sebagai kemesraan hatimu.
* Ingatlah segala sesuatu selain Allah adalah bathil.
* Dan setiap nikmat yang tidak punya tempat akan sirna.
* Cinta itu membakar, rindu itu mencekam. Inilah berita gembira, bagaimana kelak dengan kegembiraan melihat Allah?
* Setiap nikmat tanpa syurga berarti fana’. Dan setiap cobaan tanpa neraka, berarti ampunan.
* Taubat itu membersihkan ruang rumah jiwa, sedangkan mengaku-aku itu merobohkan dindingnya.
* Ingatlah Allah telah memaafkan orang-orang yang buruk, bukankah mereka telah kehilangan pahalanya orang-orang yang berbuat baik?
* Siapkan jawaban atas pertanyaan, dan siapkan jawaban yang benar.
* Carilah apa yang berarti bagimu dengan meninggalkan yang tak berarti.
* Rezeki itu sudah terbagi, ambisi berarti tertutupi.
* Hamba menjadi merdeka jika menerima pemberianNya, dan orang merdeka itu budak atas ketamakannya. Keluarkan tamak dari hatimu, engkau kekang langkahmu dan melangkahlah menuju padang mahsyar, Allah membekalimu. Karena Allahlah tempat kembalimu.
* Dunia itu hina, mencintainya jadi salah. Dunia hanya sesaat, maka jadikanlah tempat taat.
* Dunia itu semuanya tipudaya, dan akhirat semuanya kebahagiaan. Dunia tempat kesalahan dan akhirat tempat anugerah pemberian.
* Dunia sumber kehampaan, akhirat sumber keserasian denganNya.
* Dasar taqwa itu meninggalkan dunia, maka yang paling taqwa adalah yang paling selamat.
* Betapa anda telah alpa, untuk apa anda diciptakan? Betapa anda lemah atas apa anda diperintah? Engkau telah lama terhalang oleh lamunan, jauh dari mengingat ajal.
* Jangan engkau ingkari Tuhanmu dengan mentaati nafsumu.
* Pangkal keselarasan adalah meninggalkan kehampaan. Jika anda ingin kemuliaan, jauhilah keharaman.
* Sedikit bagimu lebih baik daripada banyak yang membuatmu menyimpang.
* Orang beriman itu banyak aktifnya, sedikit bicaranya.
* Orang munafik itu sedikit perbuatannya banyak bicaranya.
* Taqwalah kepada Allah ketika anda sedang sendiri, engkau akan terijabah doamu.
* Amarah Allah itu lebih dahsyat dari nerakaNya. Ridlo Allah lebih besar dibanding syurgaNya. Serahkan urusanmu kepada Yang Maha Mengatur dan Maha Waspada.
* Mencari yang halal itu lebih berat dibanding memindah bukit.
* Setiap kehendak dan dzikir untuk selain Allah adalah hijab antara dirimu dengan Allah.
* Tidak akan terjadi kemesraaan antara hamba dengan Tuhannya, hingga terjadi kegentaran antara dirinya dan makhlukNya.
* Sang hamba tidak sampai pada Allah, hingga ia lepaskan diri dari sahabat hati dengan makhlukNya. Cukuplah permintaanku, adalah bahwa Dia mengetahui masalahku.

Setiap Kekasih selain Allah adalah berlebihan
Bencana, kehancuran dan keruntuhan
Kesusahan, kegelisahan dan putus asa Jika yang dituju selain ar-Rahman

* Tak pernah kulihat orang yang sangat pulas tidurnya selain pencari syurga. Juga tak pernah kulihat orang yang lari dari tidurnya, melainkan pemburu neraka.

Kuputari seluruh timur dan kemudian
Seluruh barat
Kutemukan segala persaoalan, semua
Bagi yang Diraja dunia akhirat
CintaNya adalah harapan hatiku
MengingatNya penyejuk matahatiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar